bintang

Kamis, 19 Februari 2015

Kumpulan Resep Makanan Asia

             Guys... ini gw punya resep yang udah gw praktikan selama disemester 3. Waktu itu gw dapet mata kuliah makanan Asia. Ilmu yang gw dapatkan dimata kuliah ini banyak banget. Dari yang tadinya ga tau sama sekali nama-nama bumbu khas dari negara Asia, sekarang udah tau sebagian besar bumbu-bumbu khas yang biasa dipakai dalam makanan Asia. Bumbu-bumbu ini dijual deket Pasar Senin dan Pasar Baru atau di mal yang menjual bahan-bahan masakan Asia.  Memang harganya tidak murah, tetapi demi mata kuliah ini gw rela berjuang nyari ke sana-ke sini agar hasil masakan yang gw masak rasanya enak dan sesuai sama rasa asli masakan tersebut. Perjuangan selama disemester 3 akhirnya tidak sia-sia karena nilai yang gw dapet sangat memuaskan. Jadi, buat kalian yang mau mencoba memasak masakan Asia silahkan mengikuti resep di bawah ini. Oia resep ini diambil dari buku resep asli dari beberapa negara Asia. Selamat mencoba ya...

Shrimp in Coconut Curry Sauce
Sumber buku: The food of Srilanka          
1 porsi
Bahan:
2 sendok makan minyak
3 ½ ons (100 g) bawang bombay cincang
6-7 siung bawang putih, cincang
½ ons (15 g) cincang jahe
1 tangkai daun kari
5 cm kayu manis
2-3 cabai hijau
2 sendok teh cabai bubuk
1 sendok teh bubuk kunyit
4 sendok teh bubuk kari, digongseng  
1 tomat besar, cincang
Garam secukupnya
500 g udang sedang, kupas dan deveined, dengan ekor utuh
1 ½ cangkir (375ml) santan kental
Cara membuat :
1.      Panaskan minyak dalam panci. Tumis bawang, bawang putih, jahe, daun kari, kayu manis, dan cabai hijau sampai serikat coklat keemasan.
2.      Tambahkan bubuk cabe, kunyit, dan kari bubuk, tomat cincang, dan garam. Masak sambil diaduk, sampai tomat sepenuhnya tumbuk, sekitar 10 menit.
3.      Tambahkan udang dan didihkan sampai matang sekitar 3 menit. Terakhir, tambahkan santan kental dan didihkan lagi. Hilangkan panasnya dan sajikan.








Beef and shrimp spring rolls
Sumber buku: The food of Thailand
1 porsi
              Hidangan ini mendapat pengaruh dari negara Cina dengan digunakannya dried beancurd skin. Pengisisan dapat dilakukan pada permukaan dan digulung serta dilinting pada bagian pinggirnya sebelum digoreng.
Bahannya antara lain:
·         125gr udang, cincang
·         125g daging sapi, cincang
·         1 sdm kecap asin
·         1 sdt akar ketumbar yang sudah ditumbuk, bawang putih, dan lada, campur bersamaan
·         Dried beancurd skin yang telah dipotong kotak
Caranya:
   Campurkan udang dan daging sapi dengan kecap asin, akar ketumbar, bawang putih, dan lada. Usapkan dried beancurd skin dengan kain lembab dan potong ukuran 10x15 cm (4x6) kotak-kotak. Ambil dengan sendok makan untuk pengisisan dan gulungseperti lintingan. Kemudian goreng dalam minyak panas diatas api sedang sampai berwarna cokelat keamasan. Sajikan dengan kecap dan saus plum. 







Dunthalon Hinyay
(Fish soup with drumsticks)
Sumber buku: The food of Myanmar
1 porsi
Bahan:
600 gr (1 lb 6 ons) snakehead fish steaks (dapat ganti dengan kepala ikan kakap merah)
2 ½  sdt garam
4 oyong
3 sdm minyak
2 sdm bawang bombay, cincang
1 siung bawang putih, cincang
1 sdt jahe bubuk
1/4 sdt kunyit bubuk
4 cabe merah, rebus, dan haluskan
1 buah tomat ukuran sedang, potong dadu
750 ml (3 gelas) air
1 sdm asam yang telah direndam dalam 3 sdm air
15 daun kari
Cara membuat:
1.      Marinate ikan dengan satu sendok teh garam selama 10 menit. Buang kulit mati pada bagian kulit oyong dan buang juga bit benangnya, iris tebal 5 cm (2 inci). Aduk air regangan asam agar larut.
2.      Tumis bawang bombay dan bawang putih dengan minyak panas. Tambahkan jahe, kunyit dan cabai, aduk. Tambahkan tomat dan masak selama 5 menit; aduk terus hingga menjadi pasta (mengental).
3.      Tambahkan ikan dan sisa garam marinate, aduk rata. Tutup dan masak di atas api sedang-rendah selama 5 menit. Tambahkan air, didihkan dan biarkan mendidih selama 5 menit ditutup. Tambahkan oyong, air asam dan daun kari dan biarkan mendidih selama 10 menit.





Let thoke Sone
Hand-Tossed Salad
Sumber buku: The food of Myanmar
1 porsi
Bahan utama:
4 kentang kecil, dikupas dan potong dadu
2 bungkus tahu kotak (sekitar 300g), direbus
60 ml (1/4 cup minyak) untuk menumis
1/2 cup nasi
1 cabai merah besar, cincang halus
200 g (1 cup) mie telur, rendam sebentar dengan air panas
80 g (1 cup) bihun, direndam 2 menit dan direbus 3 menit
20 g (1 cup) kol, iri halus
80 g (1 cup) tauge,  rendam sebentar dengan air panas
150 g (1 cup) papaya muda, iris halus
1 tomat ukuran sedang, kupas dan cincang
160 g (1 cup) mentimun, dikupas dan diparut
Garnish:
2 sdm peanut oil
1 bawang bombay, iris halus
12 siung bawang putih, iris halus
2 sdm cabai kering (serpih)
2 sdm asem yang telah direndam dalam 125 ml (1/2 cangkir) air
3 cabai rawit, iris halus
1 sdt sirup gula
4 sdm ebi, direndam dan dihaluskan
4 sdm tepung kacang panggang
4 sdm kecap ikan
3 batang (1/2 cangkir) daun ketumbar cincang
Cara membuat:
Untuk bahan utama: rebus kentang hingga empuk. Tiriskan tahu kotak dan keringkan dengan lap kertas. Iris masing-masing menjadi setengah bagian tersebut menjadi 9 potongan untuk menghasilkan 36 potongan dadu. Panaskan minyak, tambahkan tahu kotak dan goreng dalam minyak banyak dengan api sedang selama 5 menit hingga berwarna keemasan. Angkat dengan slotted spoon dan sisihkan. Haluskan cabai ke nasi untuk memberi warna.
Untuk garnish: panaskan minyak di pan dan goreng bawang bombay dan bawang putih hingga renyah. Angkat dan sisihkan,biarkan minyak yang ada. Tumis cabai kering dimangkuk terpisah dan sisihkan (jika cabe kering ditempatkan langsung keminyak yang sangat panas, maka akan langsung gosong). Aduk dan saring air asam, buang ampas. Tambahkan cabai rawit dan sirup gula ke air asam dan sisihkan.
Untuk penyajian: susun semua bahan utama pada piring besar. Letakkan tiap-tiap garnish pada mangkuk tersendiri. Ambil segenggam dari tiap-tiap bahan utama. Kemudian taburkan tiap-tiap garnish dan ratakan dengan tangan.







Com Hoang Bao
(Imperial Rice)
Sumber buku: The food of Vietnam
1 porsi
Bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat imperial rice:
4 bawang merah, cincang
2 sendok makan minyak goreng
100gr (31/2 ons) daging sapi (atau ayam), potong dadu
100gr (31/2 ons) udang kecil
100gr (31/2 ons) biji teratai kering, rebus dan tiriskan
1/4 sendok teh garam
1 sejumput lada
1 mangkuk nasi
1 butir telur, goreng dan cincang
1 daun teratai besar
2 daun bawang, iris tipis
Cara membuat:
            Tumis bawang merah dengan minyak. Tambahkan daging ayam, udang, biji teratai, garam dan lada. Masak sampai matang. Kemudian masukkan nasi, aduk rata. Jika menggunakan telur, tambahkan bersamaan dengan nasinya. Angkat dan sajikan pada daun teratai. Taburi dengan irisan daun bawang. lipat daun ke dalam dengan rapi.








Fresh Coconut Delight
Sumber buku: The food of Philippines
1 porsi
Dessert kelapa segar yang lezat dan menyegarkan dari Lito Dalango di Villa Escudero.
Bahannya:
1 cangkir kelapa parut (buko) (dapat dibeli beku di toko makanan Asia)
1 sdm  koktail buah, tiriskan
1 sdm jagung manis, tiriskan
½ cangkir manis gelatin kelapa, dikeringkan (nata de coco)
½ cangkir kacang manis sawit, dikeringkan (kaong)
½ cangkir sagu (berbagai macam warna)
2 sdm susu kental
½ cangkir keju cheddar parut
Cara pembuatan:
Dalam mangkuk besar, campur semua bahan dan aduk rata. Dinginkan di kulkas sebelum disajikan.
 Petunjuk: sebagian besar khusus Filipina bahan dalam makanan penutup ini dapat dibeli botol di toko makanan Asia.



DEVIL CHICKEN CURRY
Sumber buku: The food of Malaysia
1 porsi
Banyaknya cabai membuat rasa semakin pedas sesuai dengan makanan kari eurasia, makanan ini mirip dengan vindaloo India yang terdapat campuran  bumbu, rempah, dan cuka. Di Malaysia ditambahkan dengan sereh segar, lengkuas, dan terasi.
Bahan yang dibutuhkan:
¼ cangkir (60 ml) minyak
2 bawang bombay, bagi 4
2 in (5 cm) jahe, diparut
5 siung bawang putih, iris
2 cabai merah, dibelah dua memanjang
1 sendok teh garam
1 sendok teh kecap asin
4 sendok makan gula
2 kentang, kupas dan potong bagi 4
¼ ayam, dipotong menjadi beberapa bagian
½ cangkir (125 ml) cuka putih
3-4 cangkir (3 / 4-1 liter) air
Bumbu pasta:
15 bawang merah
15 cabe kering, rebus dan dibuang bijinya
1 ¼ di (3 cm) kunyit segar (atau 2 ½ sendok teh bubuk)
1 di (2 ½ cm) lengkuas
2 batang serai
1 sendok teh biji sawi coklat, direndam dalam air selama 5 menit

Cara membuat :
1.      Chop rempah-rempah pasta bahan dan diblender dengan sedikit minyak sampai halus. Sisihkan.
2.      Panaskan minyak dan tumis bawang bombay, jahe, bawang putih dan cabai selama 2 menit. Sisihkan.
3.      Goreng bahan dan campur dengan 4 sendok makan minyak selama 10 menit, menambahkan garam dan kecap. Tambahkan gula, aduk rata, kemudian masukkan kentang, ayam, cuka, dan air. Rebus sampai ayam matang. Untuk rasa tambahkan sedikit cuka jika diinginkan, aduk rata dan sajikan dengan nasi.
Catatan tambahan: masukkan potongan cabai, dan buang bijinya  untuk mengurangi rasa pedas.



Minggu, 25 Januari 2015

Cerita Kuliner



Tetap Semangat Membuat Kue Walau Hujan Menghadang
Komunitas Bloger ini gak ada habis-habisnya membuat challenge yang menantang. Kali ini Kombun memberikan challenge seputar cerita kuliner. Mmmmm yummy... oke saya sangat tertarik dengan challenge ini. Berikut cerita kuliner saya saat liburan kuliah semoga dapat bermanfaat.
Waktu itu, Camel (teman kuliah saya) mengajak liburan untuk mengisi waktu kosong menjadi hal yang bermanfaat. Kami sepakat untuk membuat kue bersama di rumah Camel. Camel mengajak saya karena rumah kami tidak terlalu jauh. Kami ingin membuat Puff Pastry Slice yaitu kue yang berlapis-lapis renyah gurih dengan bentuk yang bermacam-macam lipatan gitu dehhh. Kenapa kita memilih untuk membuat kue tersebut?  jawabannya, pertama karena kita punya resepnya dan sudah pernah di uji coba saat praktik di kampus, kedua Camel masih punya Korsvet, ketiga bahan-bahannya tidak terlalu sulit hanya tepung terigu, air, mentega, garam, dan air jeruk nipis, serta bahan isian.
Keesokan harinya, saya bersiap-siap untuk pergi ke rumah Camel. Tak lupa membawa tempat makan kosong yang besar untuk membawa hasil bikinan kue tersebut. Hal ini selalu menjadi kebiasaan kami saat praktik di kampus juga hehehe... .Namun, cuaca nampaknya tidak cerah alias mendung. Tak lama kemudian hujan turun. Ini membuat saya malas keluar rumah karena saya tidak punya payung. Camel menghubungi saya bahwa di rumahnya sudah tidak turun hujan. Akhirnya, hujan di rumah saya pun juga berhenti. Saya langsung pergi menuju rumah Camel. Setelah tiba di gang rumah Camel, saya minta di jemput karena dari gang menuju rumahnya sangat jauh. Setelah tiba di rumahnya, kami membuat daftar belanja dan menyiapkan alat-alat yang di butuhkan. Lagi-lagi hujan turun sehingga kami menunda pergi untuk belanja bahan. Setelah menunggu beberapa jam, hujan pun tak kunjung berhenti. Dengan penuh semangat kami memaksakan diri berboncengan motor dengan memakai jas hujan untuk membeli bahan-bahan di pasar.
Semua bahan-bahan telah siap, kami langsung membagi tugas dalam membuat kue Puff Pastry Slice. Saya bertugas untuk membuat adonan, sedangkan Camel bertugas membuat cream. Di sela-sela membuat kue kami selalu bercengkrama mengenai teman-teman di kelas. Kelucuan mengenai teman di kelas membuat kita tertawa saat membuat kue. Kini adonan puff siap dicetak dan dibentuk. Camel mencetak adonan dan saya melipat bentuk kincir dan lainnya. Setelah semua selesai, kue siap dipanggang. Jam menunjukkan pukul 5 sore, tak terasa sudah 5 jam kami membuat kue ini. Memang, kue ini membutuhkan waktu yang lama untuk membuatnya. Yeayy... Puff Pastry Slice sudah siap dikeluarkan dari oven. Kami langsung menghiasnya dengan cream isi buah. Setelah itu, kami memotret kue sebagai kenang-kenangan dan menikmatinya hmmmm yummy... rasanya enak sekali.  Tak lupa saya membawa hasil buatan Puff Pastry Slice untuk oleh-oleh keluarga di rumah.
Begitulah cerita kuliner saya saat liburan kuliah untuk memanfaatkan liburan sebagai hal positif menambah pengalaman dalam membuat kue bersama teman. Bagaimana dengan cerita kuliner kamu???



Minggu, 18 Januari 2015

Resensi Film Stand By Me Doraemon

Siapa yang tidak kenal dengan film kartun Doraemon. Ya ... film ini saya tonton sejak kecil sekitar berumur 5 tahun. Kartun ini dulu selalu hadir di tv setiap hari Minggu pagi dan dilanjutkan dengan film-film kartun lainnya. Namun, dari semua film kartun, yang saya sukai dari kecil hingga saat ini hanya kartun Doraemon karena film ini menceritakan sebuah robot kucing yang ajaib bernama Doraemon yang selalu membantu Nobita jika mengalami kesulitan. Alat-alat ajaib yang dikeluarkan oleh Doraemon membuat saya menjadi berimajinasi sejak kecil. Film kartun Doraemon sudah mengeluarkan banyak judul-judul yang seru. Adapula movie nya yang sudah beberapa kali tayang di tv. Seiring berjalannya waktu, muncul kembali movie Doraemon di tahun 2014. Ada yang mengatakan bahwa kartun ini merupakan judul film terakhir dari Doraemon. Saya pun sedih dengan berita tersebut padahal film ini banyak disukai oleh masyarakat  dunia. Mereka yang saat ini telah dewasa dapat bernostalgia kembali ke masa kecil apabila menonton film ini yang berjudul STAND BY ME DORAEMON yang artinya Tetaplah Bersamaku Doraemon. Judulnya sudah membuat semua orang bertanya-tanya apakah doraemon sudah tidak ada lagi atau dia akan tetap tinggal bersama Nobita?.
Saya pun penasaran dengan film ini. Saya mengajak kakak dan adik saya untuk pergi menonton di bioskop, tetapi mereka masih sibuk dengan tugas kuliahnya. Akhirnya, saya menunggu hari yang tepat untuk menonton film ini. Kami berencana menonton film pada hari Minggu tanggal 21 Desember 2014. Tak disangka, saya mendapat informasi dari salah satu teman kuliah bahwa film STAND BY ME DORAEMON dapat di download di internet (wahhh boleh juga tuh lumayan uangnya bisa buat print tugas kuliah.. hehehe maklum mahasiswa). Mungkin hal ini terjadi karena banyaknya penggemar Doraemon yang ingin menonton film tersebut. Kami pun tidak jadi nonton di bioskop. Tak ada bioskop, ruang tamu pun dapat kami jadikan bioskop dadakan dengan mematikan lampu ruangan hehehe.... Berikut saya akan meresensi film STAND BY ME DORAEMON yang membuat pembaca tertarik ingin menontonnya.
Judul film                   : STAND BY ME DORAEMON
Sutradara                   : Takashi Yamazaki
Karya                          : Fujiko Fujio
Studio                         : Fujiko Movie Studio
Distributor                  : Walt Disney International Japan
Tanggal rilis              : 8 Agustus 2014
Pemain utama          : Doraemon, Nobita, Shizuka, Big G, Jaiko, Suneo, Soby,
                                  Dekisugi
           

Awalnya, muncul seorang anak laki-laki dan robot kucing yang keluar dari laci Nobita. Ia bernama Soby dan Doraemon. Mereka adalah generasi ke empat  abad 22 dari keturunan Nobita. Soby merasa kasian dengan kakenya, yaitu Nobita yang selalu tidak bahagia dalam hidupnya. Nobita diberi penjelasan oleh Soby mengapa generasinya bisa seperti ini. Nobita akan menikah dengan Jaiko, yaitu adik Big G dan Nobita akan bangkrut dalam pekerjaannya. Hal ini membuat generasi Nobita menjadi menderita dan miskin. Jika generasi Nobita berikutnya tidak ingin hidup menderita dan miskin, maka Soby mengirim sebuah robot kucing bernama Doraemon untuk membantu membahagiakan Nobita sehingga generasi Nobita pun akan hidup bahagia di masa depan. Pada awalnya Doraemon tidak setuju dengan hal ini, tetapi Soby memberi janji bahwa jika Doraemon sudah berhasil membuat Nobita bahagia, maka Doraemon boleh kembali ke abad 22. Akhirnya Doraemon tinggal dengan Nobita. 
            Doraemon memperkenalkan alat ajaib yang pertama, yaitu baling-baling bambu. Nobita pun belajar dengan Doraemon bagaimana menggunakan baling-baling bambu agar bisa terbang dengan nyaman. Kemudian, Nobita merasa takjub dengan alat-alat yang dimiliki oleh Doraemon. Ia berpikir bahwa alat-alat ajaib Doraemon dapat membalas perbuatan Suneo dan Big G yang sudah keterlaluan. Pintu kemana saja juga membantu Nobita agar tidak terlambat datang ke sekolah. Alat-alat Doraemon akan membuat Nobita merasa bahagia. Namun, hanya satu yang dapat membuat Nobita bahagia selamanya, yaitu apabila ia dapat menikah bersama Shizuka di masa depan. Shizuka merupakan teman perempuan Nobita yang sudah lama ia sukai. Nobita akan menikah dengan Shizuka apabila ia mau berusaha sendiri mengubah sikapnya tanpa bantuan dari Doraemon. Tetapi, ada teman laki-laki Nobita bernama Dekisugi yang jauh lebih baik, pintar, ganteng, dan sopan dari Nobita. Ia juga senang dengan Shizuka tetapi tidak berlebihan. Nobita menganggap bahwa ia lebih pantas menikah dengan Shizuka. Meskipun begitu, Nobita tetap tidak rela jika hal ini terjadi. Ia berusaha menghindari Shizuka. Ia takut, jika Shizuka menikah dengannya maka Shizuka tidak akan bahagia.
            Doraemon mengatakan bahwa ada kemungkinan bila Nobita menikah dengan Shizuka karena kebaikan dari Nobita sendiri yang akan merubah masa depannya. Doraemon mengajak Nobita menonton tv waktu. Pada tanggal 25 Oktober di tayangkan bahwa Nobita akan bertunangan. Nobita melihat ia sudah dewasa, tetapi sikap Nobita tidak berubah. Saat itu, Shizuka mengajak Nobita mendaki Gunung bersalju, tetapi Nobita dewasa menolaknya sehingga Shizuka pergi sendiri dengan membawa perlengkapan mendaki. Saat Shizuka sedang mendaki, terdapat badai salju yang lebat sehingga menyulitkan Sizuka berjalan. Nobita kecil dan Doraemon kasihan melihat Shizuka dari tv yang sedang mendapat masalah besar. Untuk itu, Nobita mengajak Doraemon pergi ke masa depan Nobita yang sudah dewasa dengan bantuan alat Doraemon. Nobita sendiri tanpa bantuan Doraemon akhirnya menyusul Shizuka yang sedang mendapat masalah di Gunung salju. Setelah Nobita bertemu dengan Shizuka, ia pun juga kesulitan untuk membawa Shizuka yang telah tidak sadarkan diri kembali pulang. Nobita dewasa merasa terpanggil untuk menolong mereka. Dengan kebaikan Nobita, maka Shizuka menerima lamaran dari Nobita untuk menikah dengannya. Kejadian ini membuat Nobita kecil senang bahwa ia dapat melihat masa depannya akan bahagia. Begitupun teman-temannya, Suneo, Big G, dan Jaiko. Nobita dan Doraemon pun kembali ke masa kini. 

            Setelah sekian lama tinggal dengan Nobita dan membahagiakan Nobita yang melihat masa depannya akan bahgia, Doraemon merasa terpanggil bahwa ia akan kembali ke masa depan bertemu dengan Soby. Namun, Doraemon sedih jika harus berpisah dan tak terasa Doraemon meneteskan air mata ketika ia mengingat segala tingkah laku Nobita yang ada di dalam dirinya. Doraemon berharap Nobita tidak boleh bergantung padanya lagi karena ia akan kembali ke masa depan. Ia harus berusaha mengatasi hal apapun sendiri. Nobita merasa tak terima dengan  keadaan ini. Ia pun pergi ke lapangan bermain, dimana ia akan melawan Big G sendiri tanpa bantuan Doraemon. Hal ini pun tak diketahui oleh Doraemon. Dengan sekuat tenaga ia melawan Big G dan akhirnya Big G mengakui bahwa Nobita menang melawannya. Doraemon berhasil menemukan Nobita yang terkulai lemas dan mengatakan bahwa Doraemon tak usah khawatir dengannya karena ia sudah membuktikan bahwa ia bisa melawan Big G. Doraemon pun pergi dengan menangis bahagia. 
            Hari-hari pun berlalu tanpa ada Doraemon. Bulan April telah tiba, Nobita terkena jebakan (April Mop) oleh Giant dan Suneo. Ia teringat Doraemon yang menitipkan ramuan pembohong. Ramuan ini cocok digunakan pada saat April Mop. Awalnya, Nobita menggunakan ramuan ini untuk membalas kebohongan yang dilakukan oleh Suneo dan Giant, tetapi setelah ia berhasil membalasnya ia pun kembali ke rumah dan mengatakan bahwa Doremon tidak akan kembali. Tentu hal ini membuat kebalikan dari apa yang terjadi. Doraemon pun kembali muncul dan Nobita terus mengatakan bahwa ia sama sekali tidak bahagia dan bahkan selamanya Doraemon tidak akan terus bersamanya. Pada akhirnya, Doraemon selamanya akan tetap tinggal bersama-sama dengan Nobita.



            Begitulah referensi dari sebuah film kartun Jepang yang sangat terkenal STAND BY ME DORAEMON. Doraemon adalah robot berbentuk kucing yang luar biasa di ciptakan di film ini. Dengan adanya film ini, pasti membuat kita menjadi berimajinasi. Ada sebuah makna dari film ini yang membuat saya menjadi termotivasi, yaitu masa depan ada di tangan kita, tergantung bagaimana kita melakukannya. Jika saat ini kita melakukannya dengan baik atas usaha kita sendiri, maka masa depan akan cerah, begitu pun sebaliknya. Untuk itu, bermimpilah yang sebesar-besarnya, tetapi bersegeralah untuk mengerjakan sekecil-kecilnya kebaikan yang terdekat.

Postingan ini adalah kurikulum KOMBUN periode 12-19 Januari 2015 dengan tema “Resensi Film”.